10 PENYAKIT BERBAHAYA YANG PALING MEMATIKAN DI DUNIA
Di dunia ini ada banyak penyakit entah itu penyakit ringan,
sedang ataupun kronis. Dan kali ini admin akan membahas tentang 10 penyakit
paling mematikan di dunia. Dan berikut adalah penyakit tersebut…
1.) Jantung
Serangan jantung atau stroke adalah penyakit yang paling mematikan dan terjadi
ketika aliran darah melewati suatu bagian otot jantung terhalang. Jika tidak
segera diberi tindakan, bagian dari jantung tersebut kekurangan oksigen dan
menjadi rusak kemudian menyebabkan kematian. Serangan jantung menjadi pembunuh
nomor satu terutama di negara maju. Serangan jantung paling sering terjadi
akibat dari Penyakit Jantung Koroner, penyakit ini terjadi karena ada
penimbunan lemak selama bertahun-tahun pada dinding dalam arteri koroner
(pembuluh nadi yang mensuplai darah ke jantung). Tanda-tanda atau gejala yang
paling sering terjadi adalah rasa nyeri yang tidak biasa dan hebat di dada
seperti ditekan dan diremas, nafas berat dan pendek, biasanya disertai mual,
muntah, seperti akan pingsan, keluar keringat dingin. Yang harus dilakukan
apabila terkena serangan jantung adalah berangkat ke rumah sakit secepatnya
usahakan pada lima menit pertama, telepon ambulan apabila tanda-tanda tersebut
muncul kembali, minum pil nitroglycerin yang didapat dari dokter.
2.) Kanker
Penyakit kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel tubuh yang
tidak biasa dan penyebab kematian. Sel itu berkembang dengan cepat, terus
menerus membelah diri, tidak terkendali kemudian menyebar ke jaringan tubuh
disekitarnya melalui jaringan ikat, sirkulasi darah atau sistem limpa. Kanker
lalu menyerang organ-organ tubuh yang penting, syaraf tulang belakang dan
menekan jaringan tubuh tersebut, inilah yang disebut tumor ganas. Gejala
pengidap kanker sering tidak terlihat, karena keluhan penderita pada umumnya
sama dengan penyakit lain dan tahu-tahu sudah menjadi kanker ganas. Kanker bisa
menyerang siapa saja, tua-muda, pria-wanita, kaya-miskin, gemuk-kurus.
Pengobatan penyakit kanker ganas biasanya adalah dengan kemoterapi, terapi
radiasi, pembedahan, imunoterapi dll. Kanker dapat dicegah dengan mengurangi
makanan berlemak, perbanyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan, kurangi
merokok, hindari alkohol, hindari makanan yang diawetkan, lebih sering
mengkonsumsi makanan yang mengandung beta karoten (anti kanker) seperti:
wortel, mangga, pepaya, bayam dll.
3.) Aids
AIDS adalah suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang
disebabkan oleh human immunodeficiiency virus (HIV) yang mematikan. HIV
menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga sistem imun atau kekebalan tubuh
menjadi rusak sehingga mudah terkena penyakit, sekalipun penyakit ringan.
Penularan virus HIV AIDS melalui transfusi darah, jarum suntik, berhubungan
badan dengan orang yang terkena HIV, melalui ASI. Gejala penderita penyakit AIDS
pada umumnya adalah mengalami sesak nafas, hilangnya nafsu makan, mual, muntah,
jamur pada rongga mulut, diare kronis, kehilangan berat badan, letih, ingatan
berkurang, sakit kepala, susah berkonsentrasi, mengalami berbagai macam
penyakit kulit, pada wanita mengalami jamur pada vagina, luka pada saluran
kemih dll. Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penderita
AIDS baik serum maupun vaksin. Pemberian obat-obatan hanya bertujuan untuk
membantu memperbaiki daya tahan tubuh
4.)
Diabetes
Diabetes adalah penyakit dimana tubuh sudah tidak mampu lagi mengendalikan
kadar gula dalam darah, penyakit ini sering disebut kencing manis. Diabetes
terjadi karena zat insulin tidak memproduksi dalam jumlah yang cukup atau zat
insulin dalam tubuh tidak bekerja secara efektif. Hal ini dipicu karena
gangguan metabolisme tubuh. Dampaknya terjadi penumpukan kadar gula dalam darah
yang pada akhirnya dilimpahkan ke saluran urine. Tanda-tanda penderita diabetes
secara umum adalah jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak, cepat merasa
haus, cepat merasa lapar, berat badan menurun, cepat lelah, rabun tiba-tiba,
sering kesemutan di telapak tangan dan kaki, lambat sembuh apabila terluka/tergores.
Diabetes menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti jantung koroner, stroke
dan gagal ginjal. Cara pencegahannya adalah dengan menganut gaya hidup sehat,
batasi konsumsi gula dan garam, protein, rajin memeriksa kadar gula.
5.) TBC
Selanjutnya ada penyakit Tuberkulosis (TBC) yang termasuk penyakit mematikan.
TBC dapat menyerang siapa saja baik tua, muda, anak-anak dengan status sosial
yang berbeda-beda. Di Indonesia TBC terus meningkat dengan 250 kasus dan
140.000 menyebabkan kematian. Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri
Mikobakterium tuberkulosa, yang menyerang paru-paru. Penyakit TBC menular
melalui udara pada saat penderita TBC batuk dan pada anak-anak umumnya karena
tertular penderita TBC dewasa. Selain paru-paru, TBC juga dapat menginfeksi
otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening dll. Gejala
umum penyakit TBC adalah demam dimalam hari tetapi tidak terlalu tinggi, nafsu
makan dan berat badan menurun, batuk-batuk selama lebih dari tiga minggu kadang
mengeluarkan darah, lemah. Segera periksakan kedokter apabila terkena TBC dan
lakukan pengobatan dengan baik.
6.) Malaria
Malaria disebabkan oleh parasit protozoa dari genus Plasmodium, melalui gigitan
nyamuk Anopheles. Gejala penyakit malaria adalah demam, menggigil, nyeri
persendian, muntah, tampak pucat, hati dan limpa membesar, urine tampak keruh,
kejang. Ada empat golongan penyakit malaria, yaitu malaria tertiana, malaria
quartana, malaria serebral dan malaria pernisiosa. Malaria yang tergolong
berbahaya adalah malaria serebral dan malaria pernisiosa, keduanya dapat
menyebabkan kematian. Penyakit malaria dapat diobati dengan getah dari batang
pohon cinchoona (kina). Pada tahun 1930, ilmuwan Jerman menemukan Atabrine yang
lebih efektif menekan racun.
7.) Hepatitis
Hepatitis adalah penyakit mematikan selanjutnya yang menyerang organ hati
(liver). Hepatitis ada beberapa macam. Hepatitis A disebabkan oleh Virus
Hepatitis A (VHA) dan tergolong ringan. Hepatitis B tergolong berbahaya dan
menular, disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan
terjadi peradangan hati akut yang menahun. Hepatitis C disebabkan oleh Virus
Hepatitis C (VHC), penularannya melalui transfusi darah, jarum suntik yang
terkontaminasi VHC, serangga yang menggigit penderita Hepatitis C. Selain
virus, ada faktor lain penyebab Hepatitis seperti mengkonsumsi alkohol terlalu
banyak, penyakit autoimun, hasil komplikasi dari penyakit lain, efek karena
mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama. Hepatitis juga dikenal
dengan sebutan penyakit kuning yang terlihat warna kuning pada kulit, kuku dan
bola mata yang berwana putih. Pengobatan penyakit Hepatitis dapat dilakukan
dengan mengkonsumsi obat, injeksi dan pencangkokan atau transplantasi hati.
8.) Flu Burung
Flu Burung adalah penyakit mematikan dan menular yang disebabkan oleh virus
H5N1, dengan burung sebagai medianya. Penularan Flu Burung adalah melakukan
kontak langsung dengan unggas yang terjangkit virus atau melalui asap hasil
pembakaran unggas yang terjangkit virus H5N1 karena metode pembakaran yang
kurang tepat. Gejala virus flu burung pada manusia adalah menderita ISPA
(Infeksi Saluran Pernafasan Atas) dengan disertai demam diatas 38 derajat
Celcius, batuk, sakit tenggorokan, mengeluarkan ingus, nyeri otot, sakit
kepala, lemas, radang paru-paru. Apabila tidak segera ditangani akan
menimbulkan kematian, karena gejalanya sama dengan flu biasa. Flu burung sudah
ada obatnya yaitu dengan obat antivirus diantaranya Tamiflu (oseltamivir).
Pencegahan terhadap flu burung adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan
ternak unggas, selalu mencuci tangan dengan sabun dan menjaga imunitas tubuh.
9.) Anthrax
Anthrax adalah penyakit mematikan serta menular yang disebabkan oleh bakteri
Bacillus anthracis. Penyebaran bakteri Bacillus anthracis melalui tanah dan
udara (bakteri Bacillus anthracis bersifat aerob). Di Indonesia, untuk kasus di
Bogor penyebaran Anthrax terjadi karena spora Anthrax terbawa banjir. Inkubasi
penderita Anthrax mula-mula kulit gatal, kemudian melepuh apabila pecah akan
membentuk scab (kerak kering pada luka), disertai nyeri dan bengkak. Apabila
bakteri sudah masuk ke tubuh dalam jangka waktu 24 jam, gejalanya mual, muntah
darah pada anthrax usus. Pada anthrax paru-paru gejalanya batuk, sesak nafas.
Sakit kepala dan kejang pada anthrax otak. Jika tidak segera diobati penderita
bisa meninggal dalam waktu satu atau dua hari. Anthrax sudah dapat diobati
dengan Penisilin dan turunannya.
10.) Diare
Diare bisa disebabkan oleh virus, bakteri atau micro-organisme didalam tubuh.
Diantaranya juga disebabkan oleh virus gastroenteritis (penyebabnya adalah
bakteri E.coli) dan rotavirus (biasanya menyerang anak dibawah lima tahun).
Diare tidak datang dengan sendirinya, umumnya terjadi karena kurang menjaga
kebersihan pada waktu akan makan, alergi terhadap makanan tertentu, infeksi
karena sedang terserang penyakit lain seperti infeksi tenggorokan, malaria dll.
Secara tidak sadar kita sering terkena diare atau disentri (peradangan pada
usus besar sehingga menyebabkan diare) yang gejala umumnya adalah mencret atau
BAB dengan frekuensi lebih dari 4 kali dalam sehari, muntah, lesu atau lemah,
nafsu makan hilang, kadang disertai demam, terdapat lendir bahkan darah dalam
feces. Diare sangat berbahaya dan salah satu penyebab kematian terutama bayi,
apabila tidak ditangani dengan serius dan jika terlalu banyak kehilangan cairan
dalam tubuh atau dehidrasi. Untuk pencegahan diare yang dapat Anda lakukan
adalah menjaga kebersihan, masak makanan dengan baik, biasakan mencuci tangan.
Untuk penanganan pertama, Anda lakukan adalah berikan cairan elektrolit,
perbanyak minum, asupan gizi yang seimbang, perbanyak ASI apabila masih dibawah
dua tahun.
Nah itulah 10 penyakit paling mematikan di dunia. Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi para sahabat