Showing posts with label diabetes. Show all posts
Showing posts with label diabetes. Show all posts

Saturday, 9 May 2015

Manfaat konsumsi ikan gabus



Ikan gabus atau juga disebut snakehead fish ternyata punya banyak sekali manfaat untuk metabolisme tubuh manusia, hal ini dikarenakan kandungan protein pada ikan ini salah satu yang paling tinggi dibandingkan berbagai daging ikan lainnya. Ikan gabus banyak terdapat di perairan di Indonesia, sebab ikan jenis ini lebih banyak hidup di sungai, danau maupun rawa. Sekilas bentuk ikan gabus hampir  mirip dengan ikan lele. Perbedaan yang paling gampang diamati adalah ikan gabus tidak memiliki surai atau kumis. Warnanyapun tak segelap ikan lele. Ikan gabus juga sama sama dapat bertahan hidup di darat, dalam tempo yang cukup lama, sebab ikan gabus diketahui dapat bernafas secara langsung dengan udara luar. 
Jika ikan gabus ini hidup di sebuah tempat yang kebetulan airnya berkurang hingga cenderung kering, maka dapat Anda lihat ikan gabus ini akan membenamkan dirinya ke dalam lumpur tempat itu. Ini sebagai upaya agar dapat tetap hidup. Atau Tak jarang ikan gabus ini dapat juga berpindah tempat , terutama di malam hari yang dilakukan dengan cara melompat lompat di darat.
Banyak sekali manfaat yang dapat Anda peroleh dengan mengkonsumsi daging ikan gabus. Kelebihan dan manfaat Ikan gabus adalah :
1. Pembentukan & Pertumbuhan Otot
Ikan gabus Mengandung kandungan protein yang lebih tinggi dibanding kadar protein yang terdapat pada ikan lele maupun pada ikan mas / nila. Namun masih setara dengan kandungan protein yang terdapat pada ikan bandeng. Dari 100 gram ikan gabus Anda dapat memperolah 25,2 gram protein. Coba Anda bandingkan dengan kadar protein untuk  per 100 gramnya  yang terdapat pada ayam yang hanya 18,2 gram, pada daging sapi hanya 18,8 gram, maupun telur yang hanya 12,8 gram. Kandungan protein yang tinggi akan menguntungkan Anda sebab akan banyak membantu dalam proses pembentukan otot pada tubuh Anda.
2. Mempercepat Penyembuhan Luka
Daging ikan gabus juga banyak mengandung albumin dalam kadar yang sangat tinggi. Perlu Anda ketahui bahwa albumin adalah salah satu jenis protein yang sangat penting dalam proses penyembuhan luka pada tubuh Anda.
3. Menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh
Zat albumin juga berfungsi untuk menjaga kestabilan regulasi cairan dalam tubuh. Jika kondisi tubuh Anda kadar cairan berkurang, maka protein yang masuk dalam tubuh Anda akan pecah sehingga tak dapat berfungsi secara normal. Kandungan normal albumin dalam tubuh mencapai 60%.
4. Sehat untuk pencernaan
Ikan gabus mempunyai struktur daging yang lebih empuk, anda tidak perlu mengkhawatirkan pencernaan karena ia sangat mudah di cerna. Hal ini karena ikan gabus memiliki protein kolagen yang lebih rendah dibanding kadar protein yang terkandung pada daging ternak darat lain. Hanya 3% hingga 5 % dari total kandungan protein kolagen .
5. Penyembuhan berbagai penyakit
Dapat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit seperti penyakit  hepatitis, Infeksi paru, typhus,diabetes, stroke, dll ini karena sifat kandungan nutrisi dalam daging ikan gabus ini sebagai pencuci/pembersih darah.
6. Memperbaiki gizi buruk
Dapat memperbaiki gizi buruk yang banyak terdapat pada bayi , balita , anak maupun ibu hamil karena dalam 100 gr gabus saja sudah sangat cukup memenuhi berbagai kebutuhan gizi yang sangat penting untuk kesehatan terutama untuk bayi.
7. Membantu penyembuhan  autis
Ikan gabus memiliki kandungan yang dapat berfungsi untuk membantu penyembuhan pada pengidap autis.
8. Mempercepat penyembuhan luka pasca operasi
Ikan gabus dapat mempercepat proses penyembuhan pada luka pasca operasi.  Ini karena kandungan albumin yang tinggi pada ikan gabus, sehingga secara cepat dapat membantu proses pembentukan sel  dan jaringan baru pada bagian tubuh Anda  yang telah rusak akibat proses operasi..
9. Menghambat proses pembengkakan pada luka
Selain untuk penyembuhan luka, kandungan albumin dalam ikan gabus yang cukup tinggi juga dapat membantu mengatasi pembengkakan yang terjadi di tubuh Anda.
10. Meningkatkan daya tahan tubuh

Anda yang ingin daya tahan tubuh lebih baik ? jangan lupa konsumsi ikan gabus secara rutin, konsumsi ikan ini akan membuat tubuh Anda tidak mudah terserang berbagai penyakit akibat perubahan cuaca maupun karena faktor lain.

semoga artikel ini bermanfaat buat semua

Friday, 1 May 2015

10 PENYAKIT BERBAHAYA YANG PALING MEMATIKAN DI DUNIA

10 PENYAKIT BERBAHAYA YANG PALING MEMATIKAN DI DUNIA
Di dunia ini ada banyak penyakit entah itu penyakit ringan, sedang ataupun kronis. Dan kali ini admin akan membahas tentang 10 penyakit paling mematikan di dunia. Dan berikut adalah penyakit tersebut…

1.) Jantung
Serangan jantung atau stroke adalah penyakit yang paling mematikan dan terjadi ketika aliran darah melewati suatu bagian otot jantung terhalang. Jika tidak segera diberi tindakan, bagian dari jantung tersebut kekurangan oksigen dan menjadi rusak kemudian menyebabkan kematian. Serangan jantung menjadi pembunuh nomor satu terutama di negara maju. Serangan jantung paling sering terjadi akibat dari Penyakit Jantung Koroner, penyakit ini terjadi karena ada penimbunan lemak selama bertahun-tahun pada dinding dalam arteri koroner (pembuluh nadi yang mensuplai darah ke jantung). Tanda-tanda atau gejala yang paling sering terjadi adalah rasa nyeri yang tidak biasa dan hebat di dada seperti ditekan dan diremas, nafas berat dan pendek, biasanya disertai mual, muntah, seperti akan pingsan, keluar keringat dingin. Yang harus dilakukan apabila terkena serangan jantung adalah berangkat ke rumah sakit secepatnya usahakan pada lima menit pertama, telepon ambulan apabila tanda-tanda tersebut muncul kembali, minum pil nitroglycerin yang didapat dari dokter.

2.) Kanker
Penyakit kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel tubuh yang tidak biasa dan penyebab kematian. Sel itu berkembang dengan cepat, terus menerus membelah diri, tidak terkendali kemudian menyebar ke jaringan tubuh disekitarnya melalui jaringan ikat, sirkulasi darah atau sistem limpa. Kanker lalu menyerang organ-organ tubuh yang penting, syaraf tulang belakang dan menekan jaringan tubuh tersebut, inilah yang disebut tumor ganas. Gejala pengidap kanker sering tidak terlihat, karena keluhan penderita pada umumnya sama dengan penyakit lain dan tahu-tahu sudah menjadi kanker ganas. Kanker bisa menyerang siapa saja, tua-muda, pria-wanita, kaya-miskin, gemuk-kurus. Pengobatan penyakit kanker ganas biasanya adalah dengan kemoterapi, terapi radiasi, pembedahan, imunoterapi dll. Kanker dapat dicegah dengan mengurangi makanan berlemak, perbanyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan, kurangi merokok, hindari alkohol, hindari makanan yang diawetkan, lebih sering mengkonsumsi makanan yang mengandung beta karoten (anti kanker) seperti: wortel, mangga, pepaya, bayam dll.

3.) Aids
AIDS adalah suatu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh human immunodeficiien­cy virus (HIV) yang mematikan. HIV menyerang sel darah putih (sel CD4) sehingga sistem imun atau kekebalan tubuh menjadi rusak sehingga mudah terkena penyakit, sekalipun penyakit ringan. Penularan virus HIV AIDS melalui transfusi darah, jarum suntik, berhubungan badan dengan orang yang terkena HIV, melalui ASI. Gejala penderita penyakit AIDS pada umumnya adalah mengalami sesak nafas, hilangnya nafsu makan, mual, muntah, jamur pada rongga mulut, diare kronis, kehilangan berat badan, letih, ingatan berkurang, sakit kepala, susah berkonsentrasi,­ mengalami berbagai macam penyakit kulit, pada wanita mengalami jamur pada vagina, luka pada saluran kemih dll. Hingga saat ini belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penderita AIDS baik serum maupun vaksin. Pemberian obat-obatan hanya bertujuan untuk membantu memperbaiki daya tahan tubuh  
                                                                                                   
 4.) Diabetes
Diabetes adalah penyakit dimana tubuh sudah tidak mampu lagi mengendalikan kadar gula dalam darah, penyakit ini sering disebut kencing manis. Diabetes terjadi karena zat insulin tidak memproduksi dalam jumlah yang cukup atau zat insulin dalam tubuh tidak bekerja secara efektif. Hal ini dipicu karena gangguan metabolisme tubuh. Dampaknya terjadi penumpukan kadar gula dalam darah yang pada akhirnya dilimpahkan ke saluran urine. Tanda-tanda penderita diabetes secara umum adalah jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak, cepat merasa haus, cepat merasa lapar, berat badan menurun, cepat lelah, rabun tiba-tiba, sering kesemutan di telapak tangan dan kaki, lambat sembuh apabila terluka/­tergores. Diabetes menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti jantung koroner, stroke dan gagal ginjal. Cara pencegahannya adalah dengan menganut gaya hidup sehat, batasi konsumsi gula dan garam, protein, rajin memeriksa kadar gula.

5.) TBC
Selanjutnya ada penyakit Tuberkulosis (TBC) yang termasuk penyakit mematikan. TBC dapat menyerang siapa saja baik tua, muda, anak-anak dengan status sosial yang berbeda-beda. Di Indonesia TBC terus meningkat dengan 250 kasus dan 140.000 menyebabkan kematian. Penyakit TBC disebabkan oleh bakteri Mikobakterium tuberkulosa, yang menyerang paru-paru. Penyakit TBC menular melalui udara pada saat penderita TBC batuk dan pada anak-anak umumnya karena tertular penderita TBC dewasa. Selain paru-paru, TBC juga dapat menginfeksi otak, ginjal, saluran pencernaan, tulang, kelenjar getah bening dll. Gejala umum penyakit TBC adalah demam dimalam hari tetapi tidak terlalu tinggi, nafsu makan dan berat badan menurun, batuk-batuk selama lebih dari tiga minggu kadang mengeluarkan darah, lemah. Segera periksakan kedokter apabila terkena TBC dan lakukan pengobatan dengan baik.

6.) Malaria
Malaria disebabkan oleh parasit protozoa dari genus Plasmodium, melalui gigitan nyamuk Anopheles. Gejala penyakit malaria adalah demam, menggigil, nyeri persendian, muntah, tampak pucat, hati dan limpa membesar, urine tampak keruh, kejang. Ada empat golongan penyakit malaria, yaitu malaria tertiana, malaria quartana, malaria serebral dan malaria pernisiosa. Malaria yang tergolong berbahaya adalah malaria serebral dan malaria pernisiosa, keduanya dapat menyebabkan kematian. Penyakit malaria dapat diobati dengan getah dari batang pohon cinchoona (kina). Pada tahun 1930, ilmuwan Jerman menemukan Atabrine yang lebih efektif menekan racun.
7.) Hepatitis
Hepatitis adalah penyakit mematikan selanjutnya yang menyerang organ hati (liver). Hepatitis ada beberapa macam. Hepatitis A disebabkan oleh Virus Hepatitis A (VHA) dan tergolong ringan. Hepatitis B tergolong berbahaya dan menular, disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan terjadi peradangan hati akut yang menahun. Hepatitis C disebabkan oleh Virus Hepatitis C (VHC), penularannya melalui transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi VHC, serangga yang menggigit penderita Hepatitis C. Selain virus, ada faktor lain penyebab Hepatitis seperti mengkonsumsi alkohol terlalu banyak, penyakit autoimun, hasil komplikasi dari penyakit lain, efek karena mengkonsumsi obat-obatan dalam jangka waktu yang lama. Hepatitis juga dikenal dengan sebutan penyakit kuning yang terlihat warna kuning pada kulit, kuku dan bola mata yang berwana putih. Pengobatan penyakit Hepatitis dapat dilakukan dengan mengkonsumsi obat, injeksi dan pencangkokan atau transplantasi hati.

8.) Flu Burung
Flu Burung adalah penyakit mematikan dan menular yang disebabkan oleh virus H5N1, dengan burung sebagai medianya. Penularan Flu Burung adalah melakukan kontak langsung dengan unggas yang terjangkit virus atau melalui asap hasil pembakaran unggas yang terjangkit virus H5N1 karena metode pembakaran yang kurang tepat. Gejala virus flu burung pada manusia adalah menderita ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas) dengan disertai demam diatas 38 derajat Celcius, batuk, sakit tenggorokan, mengeluarkan ingus, nyeri otot, sakit kepala, lemas, radang paru-paru. Apabila tidak segera ditangani akan menimbulkan kematian, karena gejalanya sama dengan flu biasa. Flu burung sudah ada obatnya yaitu dengan obat antivirus diantaranya Tamiflu (oseltamivir). Pencegahan terhadap flu burung adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan ternak unggas, selalu mencuci tangan dengan sabun dan menjaga imunitas tubuh.

9.) Anthrax
Anthrax adalah penyakit mematikan serta menular yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Penyebaran bakteri Bacillus anthracis melalui tanah dan udara (bakteri Bacillus anthracis bersifat aerob). Di Indonesia, untuk kasus di Bogor penyebaran Anthrax terjadi karena spora Anthrax terbawa banjir. Inkubasi penderita Anthrax mula-mula kulit gatal, kemudian melepuh apabila pecah akan membentuk scab (kerak kering pada luka), disertai nyeri dan bengkak. Apabila bakteri sudah masuk ke tubuh dalam jangka waktu 24 jam, gejalanya mual, muntah darah pada anthrax usus. Pada anthrax paru-paru gejalanya batuk, sesak nafas. Sakit kepala dan kejang pada anthrax otak. Jika tidak segera diobati penderita bisa meninggal dalam waktu satu atau dua hari. Anthrax sudah dapat diobati dengan Penisilin dan turunannya.


10.) Diare
Diare bisa disebabkan oleh virus, bakteri atau micro-organisme­ didalam tubuh. Diantaranya juga disebabkan oleh virus gastroenteritis­ (penyebabnya adalah bakteri E.coli) dan rotavirus (biasanya menyerang anak dibawah lima tahun). Diare tidak datang dengan sendirinya, umumnya terjadi karena kurang menjaga kebersihan pada waktu akan makan, alergi terhadap makanan tertentu, infeksi karena sedang terserang penyakit lain seperti infeksi tenggorokan, malaria dll. Secara tidak sadar kita sering terkena diare atau disentri (peradangan pada usus besar sehingga menyebabkan diare) yang gejala umumnya adalah mencret atau BAB dengan frekuensi lebih dari 4 kali dalam sehari, muntah, lesu atau lemah, nafsu makan hilang, kadang disertai demam, terdapat lendir bahkan darah dalam feces. Diare sangat berbahaya dan salah satu penyebab kematian terutama bayi, apabila tidak ditangani dengan serius dan jika terlalu banyak kehilangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi. Untuk pencegahan diare yang dapat Anda lakukan adalah menjaga kebersihan, masak makanan dengan baik, biasakan mencuci tangan. Untuk penanganan pertama, Anda lakukan adalah berikan cairan elektrolit, perbanyak minum, asupan gizi yang seimbang, perbanyak ASI apabila masih dibawah dua tahun.

Nah itulah 10 penyakit paling mematikan di dunia. Semoga bisa bermanfaat dan menambah pengetahuan bagi para sahabat