Showing posts with label sakit. Show all posts
Showing posts with label sakit. Show all posts

Friday, 8 May 2015

Hati-hati jika dada kanan berasa nyeri



Rasa Nyeri di dada bisa menjadi gejala dari penyakit yang serius. Beberapa organ penting, termasuk paru-paru, jantung dan banyak pembuluh darah besar, terletak di dalam rongga dada. Jadi, jangan sepelekan rasa nyeri yang terjadi di dada Anda. 

Bagaimana jika dada kanan Anda tiba-tiba terasa nyeri? Nyeri di dada sebelah kanan bisa disebabkan oleh sesuatu yang tidak berbahaya, seperti ketegangan otot, atau juga bisa menjadi tanda dari masalah yang lebih serius. Berikut adalah beberapa hal yang mungkin membuat dada kanan Anda terasa nyeri, seperti dilansir Livestrong.

1. Muskuloskeletal atau Traumatik
Nyeri di dada kanan bisa disebabkan oleh kram atau cedera otot. Namun, jika nyeri yang Anda rasakan sangat menyakitkan, segera periksakan ke dokter. 

2. Infeksi
Nyeri di dada sebelah kanan juga berhubungan dengan demam, batuk, atau produksi sputum, yang menunjukkan bahwa Anda memiliki radang paru-paru di sisi kanan. Ketika bakteri, virus atau mikroorganisme lainnya menetap ke daerah paru-paru, mereka dapat menyebabkan infeksi akut seperti memicu peradangan dan rasa nyeri. 

3. Vascular
Pembuluh darah utama, termasuk aorta dan arteri paru, berada di dalam rongga dada. Emboli paru-paru terjadi ketika gumpalan darah terbentuk di arteri paru-paru. Kondisi tersebut dapat menghasilkan rasa nyeri yang menyakitkan di sisi kanan dada - jika emboli terjadi di paru-paru kanan. 

4. Penyebab lainnya
Ada banyak penyebab untuk nyeri di dada sebelah kanan. Itu juga bisa menjadi tanda kanker paru-paru, jika Anda memiliki nyeri dada yang berkelanjutan disertai dengan sesak napas atau penurunan berat badan. Masalah jantung, seperti serangan jantung, juga kadang-kadang menyebabkan nyeri di dada kanan - meskipun jantung terletak di dada sebelah kiri. 

Nyeri dada adalah gejala yang tidak boleh Anda abaikan. Jika nyeri di dada kanan Anda menjadi semakin parah atau memburuk, Anda harus segera mencari pertolongan medis. Juga, segera dapatkan perawatan medis jika nyeri Anda disertai dengan gejala lain seperti pusing, berkeringat, demam, sesak napas atau dahak berdarah.

Dikutip dari: merdeka.com


Monday, 19 August 2013

Fungsi Usus Halus


Fungsi usus halus sangat penting dalam proses pencernaan. Terganggunya fungsi usus halus berdampak besar pada ketidakstabilan fungsi pencernaan tubuh. Panjang usus halus kira-kira 6 meter dengan diameter 2.5 cm. Berentang dari sphincter pylorus ke katup ileocecal. Usus halus dibagi dalam duodenum, jejenum, dan ileum. Duodenum panjangnya 25 cm, jejenum 2.5 m dan ileum 3.5 m.
 Bagian mukosa dan submukosa yang disebut villi yang dapat meningkatkan area permukaan usus guna memungkinkan absorpsi maksimal. Setiap villus dikelilingi oleh jaringan kapiler dan pembuluh limfe yang disebut Lacteal. Lacteal akan mengabsorpsi lemak dan vitamin yang larut dalam lemak.jaringan kapiler akan mengabsorpsi  nutrisi yang lain dan air.
Fungsi  usus halus adalah sebagai berikut:
  1. Sekresi mukus. Sel-sel goblet dan kelenjar mukosa duodenum akan mensekresi mukus guna melindungi mukosa usus.
  2. Mensekresi enzim. Sel-sel mikrovilli (brush border cell) mensekresi sucrase, maltase, lactase dan enterokinase yang bekerja pada disakarida guna membentuk monosakarida yaitu peptidase yang bekerja pada polipeptida, dan enterokinase yang mengaktifkan trypsinogen dari pankreas.
  3. Mensekresi hormon. Sel-sel endokrin mensekresi cholecystokinin, secretin, dan enterogastrone yang mengontrol sekresi empedu, pancreatic juice, dan gastric juice.
  4. Mencerna secara kimiawi. Enzim dari pankreas dan empedu dari hati masuk kedalam duodenum. Pencernaan secara kimiawi terutama terjadi dalam jejenum yang siap untuk diabsorpsi kedalam kapiler darah dan lacteal dari villi. Karbohidrat oleh enzim amilase (berasal dari saliva dan pankreas) menjadi disakarida (sukrosa, maltosa dan laktosa), yang oleh sucrase, maltase dan lactase menjadi monosakarida (fruktosa, glucosa, dan galaktosa). Protein, oleh enzim pepsin (dari lambung) dan trypsin (dari pankreas) menjadi peptida, yang oleh peptidase (dari usus halus) menjadi asam amino.Lemak, oleh empedu diemulsikan, dan selanjutnya oleh lipase menjadi monogliserida dan asalm lemak bebas.
  5. Absorpsi. Nutrisi dan air akan bergerak dari lumen usu kedalam kapiler darah dan  lacteal dari villi.
  6. Aktifitas motorik. Mencampur, kontraksi dan peristaltik. Gerakan mencampur disebabkan oleh kontraksi serabut otot sirkuler pada usus menyebabkan chyme kontak dengan villi untuk diabsorpsi. Peristaltik akan mendorong chyme melalui saluran dengan rata-rata 1 – 2 cm per menit. Chyme tinggal dalam usus halus selama 3-10 jam, dan  zat sisa akan bergerak kedalam usus besar.
Stimulasi oleh sistem simpatis akan menghambat motilitas dan aktifitas sekresi usus halus. Sistem parasimpatis terutama saraf vagus (N X) akan meningkatkan tonus otot intestinal, motilitas, dan proses pencernaan.