Showing posts with label obat herbal. Show all posts
Showing posts with label obat herbal. Show all posts

Monday, 19 August 2013

Fungsi Usus Halus


Fungsi usus halus sangat penting dalam proses pencernaan. Terganggunya fungsi usus halus berdampak besar pada ketidakstabilan fungsi pencernaan tubuh. Panjang usus halus kira-kira 6 meter dengan diameter 2.5 cm. Berentang dari sphincter pylorus ke katup ileocecal. Usus halus dibagi dalam duodenum, jejenum, dan ileum. Duodenum panjangnya 25 cm, jejenum 2.5 m dan ileum 3.5 m.
 Bagian mukosa dan submukosa yang disebut villi yang dapat meningkatkan area permukaan usus guna memungkinkan absorpsi maksimal. Setiap villus dikelilingi oleh jaringan kapiler dan pembuluh limfe yang disebut Lacteal. Lacteal akan mengabsorpsi lemak dan vitamin yang larut dalam lemak.jaringan kapiler akan mengabsorpsi  nutrisi yang lain dan air.
Fungsi  usus halus adalah sebagai berikut:
  1. Sekresi mukus. Sel-sel goblet dan kelenjar mukosa duodenum akan mensekresi mukus guna melindungi mukosa usus.
  2. Mensekresi enzim. Sel-sel mikrovilli (brush border cell) mensekresi sucrase, maltase, lactase dan enterokinase yang bekerja pada disakarida guna membentuk monosakarida yaitu peptidase yang bekerja pada polipeptida, dan enterokinase yang mengaktifkan trypsinogen dari pankreas.
  3. Mensekresi hormon. Sel-sel endokrin mensekresi cholecystokinin, secretin, dan enterogastrone yang mengontrol sekresi empedu, pancreatic juice, dan gastric juice.
  4. Mencerna secara kimiawi. Enzim dari pankreas dan empedu dari hati masuk kedalam duodenum. Pencernaan secara kimiawi terutama terjadi dalam jejenum yang siap untuk diabsorpsi kedalam kapiler darah dan lacteal dari villi. Karbohidrat oleh enzim amilase (berasal dari saliva dan pankreas) menjadi disakarida (sukrosa, maltosa dan laktosa), yang oleh sucrase, maltase dan lactase menjadi monosakarida (fruktosa, glucosa, dan galaktosa). Protein, oleh enzim pepsin (dari lambung) dan trypsin (dari pankreas) menjadi peptida, yang oleh peptidase (dari usus halus) menjadi asam amino.Lemak, oleh empedu diemulsikan, dan selanjutnya oleh lipase menjadi monogliserida dan asalm lemak bebas.
  5. Absorpsi. Nutrisi dan air akan bergerak dari lumen usu kedalam kapiler darah dan  lacteal dari villi.
  6. Aktifitas motorik. Mencampur, kontraksi dan peristaltik. Gerakan mencampur disebabkan oleh kontraksi serabut otot sirkuler pada usus menyebabkan chyme kontak dengan villi untuk diabsorpsi. Peristaltik akan mendorong chyme melalui saluran dengan rata-rata 1 – 2 cm per menit. Chyme tinggal dalam usus halus selama 3-10 jam, dan  zat sisa akan bergerak kedalam usus besar.
Stimulasi oleh sistem simpatis akan menghambat motilitas dan aktifitas sekresi usus halus. Sistem parasimpatis terutama saraf vagus (N X) akan meningkatkan tonus otot intestinal, motilitas, dan proses pencernaan.


Saturday, 17 August 2013

Manfaat Bunga Tahi Ayam


Manfaat bunga tahi ayam sangat besar. Masyarakat Indonesia menggunakan bunga tahi ayam (tagetes) untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, anti radang, mengencerkan dahak, mengatasi batuk dan obat untuk luka. Masyarakat Filipina menggunakan bunga Tagetes dalam pengobatan anemia, menstruasi yang tidak lancar, rematik dan sakit pada tulang. Banyak Negara yang masyarakatnya menggunakan bunga Tagetes untuk penyakit mata dan sedatif. Di bidang pertanian, bunga Tagetes efektif dalam pencegahan nematoda pengganggu tanaman sehingga digunakan sebagai tanaman tumpang sari, penangkal serangga, herbisida dan anti jamur. Minyak atsiri dari bunga tagetes efektif menghambat pertumbuhan bakteri, antijamur pada saprolegnia, ferax serta sebagai larvasida pada culex quinquefasciatus, dan Aedes aegypti (Anonim I, 2010).
Mungkin karena baunya yang tidak seharum bunga mawar, cempaka dan lainlain, bunga tahi ayam tidak begitu diminati orang. Walaupun demikian faktor bau tersebut tidak menyebabkan masyarakat menjauhkannya sebagai tanaman hias, karena sebenarnya bunga tahi ayam mempunyai khasiat yang tinggi dari segi pengobatan herba dan tradisional. Menurut, Ketua Pusat Sumber Genetik Tumbuhan Bio sains UPM, Serdang Selangor, Dr.Moh.Said Saad, tanaman ini mujarab untuk mengobati luka-luka pada anggota tubuh. Pada dasarnya tumbuhan ini mempunyai khasiat yang baik sebagai pengobatan herba karena tumbuhan ini mempunyai sifat antiseptik. Sifat antiseptik tumbuhan tagetes erecta L ini, terdapat pada lendir yang keluar dari daunnya yang segar. Berdasarkan pengakuan beberapa pengamal pengobatan tradisional, daun bunga tahi ayam ini juga dapat untuk mengobati pembengkakan atau pun terseliuh pada anggota tubuh tertentu. Cara pemakaiannya dengan meremas beberapa helai daunnya dan diletakkan di tempat yang bengkak. Kemudian dibalutlah dengan sehelai kain dan dibiarkan hingga rasa bengkak hilang (Anonim III, 2009).
Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah bunganya. Bunga bisa dikeringkan untuk penyimpanan. Namun , daun dan minyaknya juga berkhasiat untuk obat. Larutan bunga bisa digunakan untuk membunuh belatung pada tanaman. Caranya, giling bunga (3g) sampai halus, lalu tambahkan satu liter air. Saring dan siap digunakan untuk menyemprot tanaman.
Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian, Kandungan pyrethrin dan minyak menguapnya secara in vitro berkhasiat bakterisidal dan Fungsidal.
Contoh Pemakaian:
Rebus daun bunga tahi ayam yang kering (15 g) dan gula enau (secukupnya) dengan dua gelas air sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.
Rebus daun bunga tahi ayam kering (15 g) dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum airnya sehari dua kali. Masingmasing setengah gelas
Cuci daun bunga tahi ayam segar, lalu rebus. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk mencuci mata yang sakit dengan gelas mata (Widyaningrum, 2006).