Showing posts with label stress. Show all posts
Showing posts with label stress. Show all posts

Tuesday, 12 May 2015

Tips menjadi Awet muda



Anda tidak bisa melakukan apapun untuk mengurangi pertambahan usia anda. Namun, para dokter dan ilmuwan terus-menerus menemukan tindakan-tindakan yang bisa anda lakukan untuk membalikkan waktu dengan memfokuskan diri pada usia biologis dan psikologis anda. Usia psikologis anda adalah pengalaman subjektif mengenai seberapa tuakah anda menurut diri anda sendiri. Sementara usia biologis anda dapat ditentukan dengan mengukur beberapa faktor sebagai berikut :
• Tekanan darah
• Jumlah lemak dalam tubuh anda
• Batas indra pendengaran dan penglihatan anda
• Hormon
• Kepadatan tulang
• Ketebalan kulit
• Tingkat kolesterol
• Kemampuan gerak
Lakukan  tips dibawah ini dan mulailah memutar hidup anda kembali.

1.berpikir positif (positif  thinking)
Mulailah belajar memperbaiki pola pikir kita untuk tidak berpikir negatif dalam segala hal, berpikirlah secara positif (positif  thinking) agar tidak memicu pemikiran yang berlebihan,karena dengan berpikir positif kita lebih mudah menerima keadaan yang ada.
2. Berolahraga yang cukup
 jika anda melihat seluruh hal-hal berisiko tinggi yang menyebabkan kematian, satu hal yang paling mudah diprediksi adalah kesehatan anda. Sebagai tambahan, seorang berusia lanjut yang memiliki kesehatan jantung yang baik jauh lebih sehat dibandingkan dengan seseorang yang berusia muda namun tidak aktif secara fisik. Dengan meningkatkan aktivitas fisik anda, anda bisa memutar kembali jam biologis anda.
Yaitu dengan rutin melakukan olah raga walaupun durasinya lebih sedikit .
3. Menghindari  stres.
Menghindari stress yang berlebihan adalah langkah terbaik untuk menunda penuaan,kenapa demikian ? Karena salah 1 (satu) dampak dari penuaan dini adalah tidak seimbangnya fungsi otak,sedangkan semua struktur dalam tubuh manusia dikendalikan oleh otak,dengan tidak terkendalinya fungsi otak secara otomatis akan berpengaruh pada struktur organ tubuh manusia .
Jangan memaksa otak /pikiran kita berlebihan ,seimbangkan dan berusahalah untuk merefresh otak setiap saat agar terhindar dari stress.

4. Meningkatkan Perawatan kesehatan kulit
Kulit adalah lapisan yang paling luar dari tubuh manusia. Bagian ini berkaitan langsung dengan lingkungan seperti paparan sinar ultraviolet, polusi, debu dan lainnya. Perlu adanya perawatan secara seksama agar kulit tidak cepat kusam atau mengalami penuaan dini. Tentu, semua wanita ingin memiliki tubuh yang putih. Ada banyak cara merawat kulit tubuh untuk anda lakukan di rumah, walaupun memang dalam prakteknya, anda harus menanamkan niat pada diri anda tentang prinsip kedisiplinan, dan komitmen.
 Beberapa krim kecantikan mengandung retinoids, namun retinoids juga dapat ditemukan pada makanan, seperti wortel. Memakan wortel dapat membantu anda menjaga kesimbangan pH permukaan kulit anda, sedikit meningkatkan keasman kulit anda. Dan keasaman kulit anda akan membantu anda untuk menyingkirkan bakteri yang hinggap. Sebagai informasi tambahan, coklat dapat membantu anda memperbaiki tekstur, ketebalan, kadar air, dan aliran darah pada kulit anda.
5. Konsumsi makanan yang banyak mengandung anti oksidan
 antioksidan merupakan makanan anti penuaan, dan salah satu makanan sumber antioksidan yang paling tinggi kadar anti-oksidan  adalah blueberry. Kenapa blueberry ? “karena Semua makanan berwarna gelap memiliki semacam zat antisoksidan yang dapat melindungi tubuh dari zat perusak sel.” Makanan anti penuaan lain diantaranya brokoli, tomat, dan lain lain, disarankan untuk makan 5 macam makanan yang mengandung antioksidan setiap harinya.
6. Konsumsi makanan banyak serat
 salah satu kunci untuk awet muda adalah menjaga kesehatan pencernaan anda. Dan untuk menjaganya anda memerlukan 25 gram serat setiap harinya. Serat bekerja dengan menjaga semua nutrisi yang anda makan dalam tubuh dan melepaskan nutrisi tersebut jika dibutuhkan. Serat dapat ditemukan dalam buah-buahan, sayuran dan makanan yang gandum. Cobalah tips berikut:
• Pilih makanan yang mengandung gandum sebagai sarapan atau kudapan.
• Cobalah nasi merah atau pasta yang terbuat dari gandum.
• Makanlah oatmeal untuk sarapan anda.
7. Cukup tidur
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Universitas Medis Chicago menemukan bahwa mempersingkat durasi tidur anda dari 8 jam menjadi 4 jam akan mempengaruhi kadar glukosa dan funsi endokrin anda kurang dari 1 minggu. Perubahan ini akan nampak seperti tahap awal jika anda terkena diabetes. Para peneliti juga menyimpulkan bahwa kekurangan tidur bukan hanya menyebabkan anda memiliki awal yang kurang prima setiap harinya, namun anda juga akan menjadi rawan terhadap beberapa penyaklit seperti diabetes, hipertensi, obesitas dan hilang ingatan.
8. Berhenti merokok
 jika anda berusia 50 dan anda merokok, maka anda memotong 7 tahun usia anda. Sehubungan dengan penuaan, merokok membuat kulit anda menjadi keriput dan membuat anda terlihat lebih tua.mulai saat ini jauhkan rokok dari hidup anda.
9. cinta dan kasih sayang
Apa hubunganya kasih sayang dengan kesehatan tubuh ,kenapa dengan kasih sayang sebagai salah 1(satu) faktor tertundanya penuaan ? Dengan lebih banyak cinta dan kasih sayang secara otomatis membuat relaks pada syaraf otak dan secara otomatis pula terhindar dari stress.
Dengan tumbuhnya cinta dan kasih sayang yang lebih gairah muda akan muncul kembali dan semua organ tubuh terasa bugar kembali . dan usahakan melakukan hungan seks setidaknya 1 kali dalam sepekan.

selamat mencoba semoga bermanfaat..



Tuesday, 23 April 2013

Causes of Insomnia


There are several causes of insomnia. Factors that cause a person to experience insomnia include pain, anxiety, fear, mental stress, and support the conditions for sleep. Nurses can help clients overcome insomnia through health education, creating a comfortable environment, client relaxation training, and other measures.
Causes of insomnia include:
1. Voice or sound: Usually people can adjust to the noise or sound that does not interfere with sleep. For example, someone who is afraid of being attacked or robbed, woke up in the night many times the sound just fine though.
2. Temperatures: Most people will try to sleep at a pleasant temperature itself. When the air temperature is lower when using high temperature blankets and clothes to wear thin, insomnia is often found tropic areas.
3. High a region; Insomnia is a symptom that is often found in mountain sickness (drunk thin air), occurs in mountaineers are more than 3500 meters above sea level.
4. Use of materials that interfere with the central nervous system: insomnia may occur due to the use of materials that contain caffeine such as coffee, tobacco contains nicotine and drugs containing acetamin body board or similar.
5. Poor diet. Eating a heavy meal before bed can make it difficult to fall asleep.
6. Disease psychology: Some psychological disease characterized by the presence of insomnia among other things such as affective disorders, neurotic disorders, multiple personality disorder, post-traumatic stress disorder and others (Joewana, 2006).
Other causes of bias related to specific conditions, such as:
1. Advanced age (insomnia occurs more often in people aged over 60 years).
2. Pregnant women
3. History of depression / decrease
Mild insomnia or just a temporary usually triggered by:
1. Stress
2. Bustling atmosphere
3. Air temperature difference
4. Changes in the surrounding environment
5. Problems sleeping and waking schedule irregular
6. Side effects of treatment
Chronic insomnia is more complex and is often caused by a combination of factors, including underlying physical or mental illness. Chronic insomnia can be caused by behavioral factors, including the misuse of caffeine, alcohol, or other dangerous drugs.

Thursday, 4 April 2013

stress is a killer first number

 Healthy Tips

Stress is now entering the killer first order. He was one of the causes of modern disease; Stroke, cancer, suicide, drug addiction, violence, and others. Perhaps because of the demands of work and situations that make humans today are very range with stress, coupled with unfavorable environmental situation.Stress is a psychological state in which a person's emotional instability that made him depressed. Sources of stress are called stressors themselves, and due to stress is called the strain. Basically the normal voltage stress is useful to boost employment, improve productivity, or the courage to face new things. Which becomes abnormal when, prolonged stress experienced by the individual, and the offending individual life, because they feel unable to cope with the existing strains. In fact there is chronic stress, which can interfere with physical health (psychosomatic).The inability of individuals facing stressors (peace with strain), because of the challenges faced by individuals is much greater with kukuatan available. It could be because circumstances change dramatically, or a large volume and tension that comes so suddenly that there was no chance to prepare individuals before.Typically, individuals who are experiencing symptoms of stress, not just feel overwhelmed by the situation, but also less able to take steps to solve the problem rationally. In the minds of those who stress (abnormal), the present situation they can not solve, and no way out of the problem at hand. We can imagine how heavy the burden faced by people who experience stress. Perhaps, he prefers memidahkan great mountain, rather than face to solve the problem now.Apakah severe stressor can not be resolved without causing effects of stress? Basically stress encountered is the result of perception and psychological assessment of the problems faced. So the more positive the person looking at the problem (stressor), the less the effect of stress in the person.Very positive assessment of the problem, not separated from the experience (learning) before. More and more strains on the characteristics of the reference person at hand, the more prepared people are to face the problem, of course, with a rational attitude.To prevent personal stress, actually should be prepared well in advance. Learning is a gradual one receives from infancy to adulthood, should be given in stages according to developmental age. Someone will be vulnerable to stress if the challenge is too big with age progression. Or there are the stages in the development of age exceeded that individuals do not have a reference problem solving for the problem.