Showing posts with label payudara. Show all posts
Showing posts with label payudara. Show all posts

Thursday, 15 August 2013

Gejala Kanker Payudara


Ada beberapa gejala kanker payudara. Gejala dan pertumbuhan kanker payudara tidak mudah dideteksi karena awal pertumbuhan sel kanker payudara juga tidak dapat diketahui dengan mudah. Seringkali gejalanya baru diketahui setelah stadium kanker berkembang agak lanjut.Penderita merasa sehat, tidak merasa nyeri, dan tidak terganggu aktifitasnya. Tanda yang mungkin dirasakan pada stadium dini adalah terasa benjolan kecil di payudara. Keluhan baru timbul bila penyakitnya sudah lanjut.
Tanda awal dari kanker payudara adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.
Gejala kanker payudara yang dapat diamati antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Teraba benjolan pada payudara dengan atau tanpa rasa sakit.
  2. Bentuk dan ukuran payudara berubah, berbeda dari sebelumnya.
  3. Luka pada payudara sudah lama tidak sembuh walau diobati.
  4. Eksim pada puting susu dan sekitarnya sudah lama tidak sembuh walau diobati.
  5. Keluar darah, nanah, atau cairan encer dari puting atau keluar air susu pada wanita yang tidak sedang hamil atau tidak sedang menyusui.
  6. Puting susu tertarik ke dalam.
  7. Kulit payudara berubah di antaranya, mengerut seperti kulit jeruk (peau d’orange), melekuk ke dalam (dimpling).
  8. Payudara terasa panas, memerah dan bengkak.
  9. Adanya benjolan di aksila dengan atau tanpa masa di payudara.
Tanda dan gejala kanker payudara yang paling jelas adalah adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara. Gejala lainnya adalah payudara sering berbau busuk dan mudah berdarah (Pane, M, 1990).
pencegahan secara herbal klik di sini
 

Penyebab Kanker Payudara


Penyebab kanker payudara tidak diketahui dengan pasti, namun terdapat serangkaian faktor genetik, hormonal dan lingkungan. Penyebab tersebut yang dapat menunjang terjadinya kanker payudara. Banyak faktor yang diprediksi mempuyai hubungan kanker payudara (John Cleese, 2010). Genetik merupakan faktor panting karena kejadian kanker payudara akibat kelainan genetik sebesar 5-10%. Untuk mengenalinya cukup mudah yaitu dengan mengumpulkan riwayat keluarga yang terkena kanker payudara dan memetakannya dalam bentuk silsilah. Riwayat keluarga yang perlu dicatat diantaranya adalah kanker payudara pada ibu atau saudara perempuan 12 yang terkena kanker payudara pada umur di bawah 50 tahun atau keponakan dengan jumlah lebih dari dua (Luwia, 2003).
Hormon estrogen adalah hormon yang berperan dalam proses tumbuh kembang organ seksual wanita. Hormon estrogen justru sebagai penyebab awal kanker pada sebagian wanita. Hal ini disebabkan adanya reseptor estrogen pada sel-sel epitel saluran kelenjar susu.
Hormon estrogen yang menempel pada saluran ini, lambat laun akan mengubah sel-sel epitel tersebut menjadi kanker (Luwia, 2003). Pengunaan KB hormonal seperti pil, suntik KB dan susuk yang mengandung banyak dosis estrogen meningkatkan risiko kanker payudara (John Cleese, 2010).

Faktor lingkungnan juga dapat menjadi pemicu kanker payudara. Lingkungan tersebut berupa paparan radiasi bahan-bahan radioaktif, sinar X dan pencemaran bahan kimia. Luwia (2003) mengatakan bahwa risiko kanker payudara meningkat apabila radiasi terjadi sebelum umur 40 tahun.